Breaking News

Tahun 2024 BKPSDM Sarolangun Usulkan 3.849 Formasi PNS dan PPPK


Global-hukumindonesia.com, Sarolangun - BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia) kabupaten Sarolangun tahun ini mengusulkan sebanyak 3.849 formasi untuk PNS dan PPPK pada aplikasi SIASN BKN, bahkan pada tanggal 19 April 2024 sudah ditandatangani secara elektronik oleh Pj Bupati Sarolangun Dr. Ir. Bachril Bakri, M.App.Sc.

Usulan tersebut terdiri dari untuk formasi CPNS sebanyak 243 Formasi, antara lain Tenaga Kesehatan 55 formasi dan Tenaga Teknis 188 formasi. Sementara untuk formasi PPPK, 3.606 Formasi, antara lain Guru 733, Tenaga Kesehatan 217 dan Tenaga Teknis 2.656 formasi.

Plt Kepala BKPSDM Sarolangun Akhyar Mubarok, melalui Kabid IPK, Erri Hari Wibawa, (kamis,02/05/2024), mengatakan, "dasar usulan formasi PNS dan PPPK Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2024, antara lain, Kepmenpan RB Nomor 173 Tahun 2024 tentang Panduan Penyusunan Rincian Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2024, Surat Menteri Pan RB Nomor B/1006/M.SM.01.00/2024, tanggal 13 Maret 2024, hal Persetujuan Prinsip Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2024 dan Surat BKN Nomor 1837/B-BP.01.01/SD/K/2024, tanggal 15 Maret 2024, perihal Tata Cara penyusunan Rincian Kebutuhan Pegawai ASN Tahun Anggaran 2024", jelasnya.

”Untuk pelaksanaan penyusunan Formasi ASN Tahun 2024 kabupaten Sarolangun pada Aplikasi SIASN Perencanaan BKN, telah selesai dilaksanakan, dengan rekapitulasi usulan jumlah keseluruhan usulan formasi, 3.849 formasi,” ujarnya.

"Usulan formasi disusun dengan mengikuti ketentuan Kepmenpan RB Nomor 173 Tahun 2024, tentang Panduan Penyusunan Rincian Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2024. Yang mana untuk Formasi CPNS, disusun berdasarkan prioritas kebutuhan Nasional (program prioritas SPBE) dan prioritas kebutuhan Instansi, untuk Formasi PPPK, disusun khusus untuk penataan Pegawai Non-ASN Daerah", ungkapnya.

”Dalam pelaksanaannya, formasi CPNS Pemerintah Kabupaten Sarolangun disusun berdasarkan usulan tiap perangkat daerah, kemudian diverifikasi terhadap ketersediaan usulan pada Anjab dan ABK pada Peta Jabatan tiap Perangkat Daerah, yang selanjutnya dibimbing oleh Bapak Plh.Sekretaris Daerah dan atas arahan serta petunjuk dari Bapak Pj. Bupati Sarolangun, dalam penentuan prioritas kebutuhan Daerah,” urainya.

"Untuk formasi PPPK disusun berdasarkan jumlah dan kualifikasi pendidikan seluruh tenaga Non-ASN kabupaten Sarolangun yang aktif dan terdata pada Database Non-ASN Kabupaten Sarolangun, selanjutnya disampaikan dan ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi secara elektronik pada Aplikasi SIASN Perencanaan BKN, paling lambat tanggal 20 April 2024, kemudian diperpanjang berdasarkan Surat BKN nomor :2361/B-BP.01.01/SD/B.III/2024, hingga 30 April 2024", bebernya.

Sambungnya, "BKPSDM Sarolangun telah melaksanakan tahapan pengusulan formasi pada aplikasi SIASN BKN dan ditandatangani secara elektronik oleh Bapak Pj.Bupati Sarolangun pada tanggal 19 April 2024 lalu", ucap Erri Hari Wibawa.

"Kami berharap kepada seluruh calon peserta seleksi CPNS dan PPPK tahun 2024 ini, untuk tidak mempercayai  pada oknum – oknum yang menjanjikan bisa mengurus dan menjamin kelulusan seleksi agar tidak ada lagi korban dari oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut", tutupnya. (Anw)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA