Breaking News

Dana PIP 2024 untuk SMA, Meningkat di Tahun 2024


Global-hukumindonesia.com, Sukabumi - Program Indonesia Pintar (PIP) adalah inisiatif pemerintah yang dirancang untuk membantu anak usia sekolah yang mendapat layanan pendidikan. 

Besaran dana PIP yang akan diterima tergantung pada jenjang pendidikan dan fase semester.

Khusus bagi siswa yang memasuki semester baru atau yang berada di semester akhir, besaran bantuan yang diterima akan lebih rendah dibandingkan siswa lain yang mengikuti semester penuh. Nominal bantuan diberikan untuk membantu finansial dalam melanjutkan pendidikan.

Berikut informasi mengenai besaran dana PIP 2024 yang diberikan kepada siswa SD, SMP hingga SMA berdasarkan ketentuan dari pemerintah. 

Besaran Dana PIP per Jenjang Pendidikan

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung pendidikan dengan menyediakan bantuan finansial bagi siswa yang memenuhi syarat melalui berbagai program. Inilah rincian lengkap nominal bantuannya:

1. Sekolah Dasar (SD)
SD/SDLB/Paket A: Rp 450.000 per tahun
Siswa baru atau kelas akhir: Rp 225.000 (karena hanya menjalani satu semester)
2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
SMP/SMPLB/Paket B: Rp 750.000 per tahun
Siswa baru atau kelas akhir: Rp 375.000 (karena hanya menjalani satu semester)
3. Sekolah Menengah Atas (SMA)
SMA/SMK/SMALB/Paket C: Rp 1.000.000 per tahun
Siswa baru atau kelas akhir: Rp 500.000 (karena hanya menjalani satu semester)
Kabar baiknya, di tahun 2024 ini nominal untuk jenjang SMA sederajat akan naik menjadi Rp 1.800.000. Sebagai informasi, ajaran baru dimulai pada bulan Juli-Juni tahun berikutnya sedangkan anggaran dimulai Januari-Desember.

Manfaat Bantuan PIP
Dikutip detikNews, dana bantuan PIP memiliki sejumlah tujuan untuk mendukung diberikan anak usia sekolah yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan. Simak beberapa di antaranya:

1. Membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu agar mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

2. Mencegah peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu terkena kemungkinan putus sekolah.

3. Menarik siswa putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikannya.

4. Meringankan biaya pendidikan setiap peserta didik.

Cara Cek Penerima PIP
Untuk memastikan terdaftar sebagai penerima bantuan, siswa dapat melakukan pengecekan nama secara online melalui situs resmi Kemendikbud. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:

1. Buka link PIP Kemendikbud

2. Isi kolom di sebelah kanan dengan mengisi NISN dan NIK

3. Tuliskan jawaban penjumlahan yang diminta

4. Klik "Cek Penerima PIP"

5. Status penerima PIP akan muncul secara otomatis

Kriteria Penerima Bansos PIP
Bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak tersedia bagi semua siswa. Untuk bisa mendapatkan bantuan ini, siswa harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

1. Peserta Didik pemegang KIP.

2. Peserta Didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang termasuk:

Keluarga peserta Program Keluarga Harapan.
Keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera.
Anak yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
Korban bencana alam.
Siswa drop out yang diharapkan kembali bersekolah.
Mengalami gangguan fisik
Korban musibah
Memiliki lebih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah.
Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya. (Hadi/FKWSB)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA