Breaking News

Dua Residivis Andi dan Steven Ditangkap Tim Kelambit Polres Bangka Dalam Perkara Pencurian


Global-hukumindonesia.com, Sungailiat - Tim Kelambit Sat Reskrim Polres Bangka Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian dengan Pemberatan di 6 TKP. 

Tim Kelambit Satuan Reskrim Polres Bangka Berhasil Ungkap Kasus pencurian dengan pemberatan di 6 (enam) Tempat Kejadian Perkara (TKP) adappun penangkapan pelaku Az als Andi (41thn) yang merupakan residivis dan So als Steven (23thn). Kamis (25/4/2024).

Kedua pelaku melakukan pencurian pencurian yang pertama di jalan Cendrawasih Kecamatan Sungailiat Jum'at 12/4/2024. Untuk yang ke dua di Kelurahan kuday Sungailiat Senin 15/4/2024. Sedangkan pencurian yang ketiga dilakukan di Klenteng Dwi Bakti Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka selasa 16/4/2024.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bangka AKBP Toni Sarjaka, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zulkarnain mengatakan, kejadian berawal dari salah satu masyarakat sungialiat yang datang ke Polres Bangka melaporkan telah mengalami kejadian pencurian. Dengan kejadian tersebut Tim Kelambit Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka mendatangi TKP dan mencari informasi tentang kejadian pencurian tersebut,

Dari hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat diketahui ciri-ciri dan keberadaan pelaku, tidak menunggu lama Tim Kelambit Polres Babgka langsung bergerak dan menangkap pelaku dijalan Nelayan Sungailiat", ujar AKP Zulkarnain.

Dari pengakuan kedua pelaku 'Az' alias Andi dan 'So' alias Steven, mereka melakukan pencurian pada malam hari (dini hari) sekitar jam 00.30 wib, 01.00 wib hingga 02.00 wib.

"Selain dari 3 (tiga) yaitu TKP Jalan Cendrawasih Kecamatan Sungailiat, Kelurahan kuday Sungailiat dan Klenteng Dwi Bakti Kecamatan Merawang, Kedua Pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian di 3(tiga) tempat lainnya seperti Klenteng Jl. Lubuk Kelik Kec.Sungailiat,  Toko di Kel. Parit Padang Kec. Sungailiat  dan Klenteng Kec. Merawang Kab. Bangka", jelas Kasi Humas.

Atas perbuatan yng dilakukan oleh kedua pelaku patut diduga melanggar pasal 363 KUHPidana "Pencurian dengan Pemberatan", diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.(Ali Rachmansyah)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA