Breaking News

Pihak PDI Perjuangan Datangi Bawaslu Terkait Dugaan Penggelumbangan Suara


Global-hukumindonesia.com, Sukabumi - Merasa tidak puas dengan hasil Jawaban dari pihak Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi, Atas hasil pelaporan tentang ada nya dugaan Penggelembungan suara di wilayah PPK kecamatan Cikidang, beberapa waktu lalu.

Pihak partai PDI Perjuangan melalui Tim Advokasi yang di Pimpin Efri Darlin M Dachi, SH., yang didampingi para kader PDI Perjuangan,  mendatangi Sekretariat Bawaslu di jalan Raya Cijalingan Desa Cijalingan Kecamatan Cicantayan, Selasa (26/3/24) tadi siang.

Kedatangannya di Sekretariat Bawaslu diterima langsung oleh perwakilan Bawaslu Abdulah Sarabiti atau akrab dipanggil Jo, dan pada kesempatan tersebut pihak Advokasi yang di dampingi kader PDI Perjuangan mempertanyakan tentang kejelasan hasil jawaban tentang pelaporan yang menurutnya kurang maksimal.

Sementara itu, Darlin M Dachi mengatakan kepada para Awak media, "Kedatangan Kami Ke Sekertariat Bawaslu, Terkait dengan hasil jawaban pelaporan kami yang kemarin,  kalau menurut saya belum maksimal,  karena menurut mereka laporan kami sudah kadaluwarsa atas lewat masa tenggang pelaporan", terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Dacii, "dengan kejadian seperti itu,  kami merasa tidak puas,  karena semua itu kami minta kejelasan dan sebab nya sehingga bisa mengambil keputusan seperti itu", ungkap pengacara muda ini.

"Nah, Nah sekarang kami mencoba menyampaikan kembali, dan kami meminta hasil penelusuran hasil investigasi dari Bawaslu itu sendiri seperti apa, adapun nanti hasilnya pelanggaran administrasi atau pelanggan hukum pidana undang undang pemilu no 7 tahun 2017 ini yang kami minta tidak secara lisan", pintanya.

"Karena kami menilai bahwa Bawaslu ini bekerja tidak profesional sedangkan yang kami ketahui bersama bahwa terjadinya pelanggaran pemilu itu pada saat pleno di kecamatan Cikidang, dan setelah itu di lakukan pencermatan dan di bawa ke pleno kabupaten tanggal 4 dan 5 /3/24 , dan kita bawa ke ruangan ICU di pleno Kabupaten", beber bang Daci panggilan akrabnya.

"Dan kita hitung ulang semua dan jelas bahwa ada suatu tindakan hukum atau pelanggaran hukum penggelembungan suara dari oknum caleg DPR RI dari salah satu partai peserta pemilu", pintanya.

"Dan tadi kami mempertanyakan ke pihak perwakilan Bawaslu, katanya sekarang lagi dilakukan proses pidananya ke Pihak Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung di Gakkumdu, sementara centra Gakumdu sendiri terdiri Bawaslu serta pihak Kepolisian dan Kejaksaan Republik Indonesia yang ada di Kabupaten Sukabumi", bebernya.

Menurut Daci bahwa  administrasi etik nya diajukan kepada KPU dan dilakukan juga tentang proses pidananya di kepolisian dan kejaksaan.

"Nah tadi yang kita minta 7 hari ke depannya supaya ada hasil dari penelusuran dan hasil yang di kerjakan oleh Bawaslu, dan tadi di jawab oleh pak Jo perwakilan Bawaslu akan diberi tahu ke kita hasilnya malam ini, dan akan dilanjutkan ke pimpinan besok, juga yang disampaikan pak Jo akan dilakukan pemanggilan kepada terlapor semua ketua dan anggota PPK Cikidang seperti itu", tegasnya.

"Harapan kita  menurut Daci,agar jelas supaya tidak mencederai demokrasi, karena kita tahu slogan dari demokrasi adalah jurdil jujur dan adil jadi mana jujur dan adil nya makanya tadi saya sampaikan Bawaslu ko jadi begini Bawaslu adalah badan pengawas pemilu tapi ko ada pelanggan pemilu dan cacat hukum yang di lakukan oleh teman teman PPK kinerjanya gimana sih", ucapnya.

"Ya, kami akan melakukan tindakan hukum dan kami akan langsung ke MK karena kami akan melakukan pencermatan dan bedah kasus nya", pungkasnya dengan nada kesal. (Hadi)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA