Breaking News

Diduga Kades Lopak Aur Gadaikan Kendaraan Operasional Untuk Jaminan Hutang


Global-hukumindonesia.com, Batanghari - Beredar isu adanya penggadaian kendaraan operasional oleh Kepala Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Propinsi Jambi.

Kades yang bernaman Aman diduga menggadai kendaraan operasional / motor dinas yang diberikan oleh pemerintah pada beberapa pekan yang lalu. Menurut informasi yang dihimpun awak media ini kendaraan roda dua merk N-Max tersebut ia gadaikan atau jadikan jaminan hutang kepada salah satu warga di desa lain. 

Terkait informasi tersebut Kapolsek Pemayung, AKP Yawan Feriandy saat di hubungi oleh team media ini mengatakan, "Pihak kami sudah mendapatkan laporan ataupun informasi secara lisan terkait adanya dugaan penggadaian kendaraan operasional tersebut,

Karena sifatnya bukan laporan resmi, kami mencoba menemui kades tersebut untuk meminta klarifikasi. Namun dia tidak pernah ada di kantor desa dan kami coba meng hubungi via telepon untuk datang ke Polsek dan dia juga tidak datang", Ucap AKP Yawan.
 
Tambahnya, "Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak Polsek juga sudah berkoordinasi dengan Pemkec Pemayung, agar segera mengklarifikasi kepada yang bersangkutan terkait kebenaran informasi tersebut.Kalau memang benar adanya kami mengimbau agar pihak kecamatan membuat laporan secara resmi kepada kami,

Pertama, karena laporan resminya belum ada. Kedua, kita lihat dulu, ini yang dirugikan siapa. Tapi tetap kami tidaklanjuti laporan tersebut dan akan kami tanyakan langsung dimana motor itu. Motor itu pun belum kami ketahui dimana lokasinya, menurut informasi yang kami dapat motor tersebut katanya ada di Desa ture, tapi kami cari di sana tidak ada", Terang Kapolsek.

Sementara itu, Camat Pemayung, Jenatul Firdaus saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Pihaknya sudah membuat surat pemanggilan terhadap perangkat desa untuk meminta keterangan terkait informasi yang beredar tersebut. 
    
“Untuk sementara belum ada pengaduan resmi dari kami pihak desa ke kami. Tapi kami akan seera memanggil pihak desa dalam waktu dekat ini untuk meminta klarifikasi", Ujar camat singkat.

Sementara itu, Aman Kepala Desa Lopak Aur saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, dia hanya mengirimkan foto motor N-Max tersebut melalui pesan whatsappnya dan menuliskan,

“Bukti sudah saya kirim, silahkan tela’ah sendiri", Tulisnya singkat. (Kdr/Team)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA