Breaking News

Pj Bupati Bangka M. Haris AR, AP, MH., Berikan Penghargaan atas Pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2023


Global-hukumindonesia.com, Sungailiat - Pemkab Bangka melalui Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah atau BPPKAD memberikan penghargaan atas capaian target Pajak Bumi dan Bangunan  Perdesaan dan Perkotaan (BPP-P2) bagi Desa dan Kelurahan Maupun Kecamatan di akhir tahun 2023.

Sebanyak 62 Desa, 17 Kelurahan maupun 8 Kecamatan yang berada di Kabupaten Bangka juga ikut hadir dalam pemberian penghargaan tersebut, selasa (19/12/2023).

Hadir dalam kesempatan itu, Pj Bupati Bangka, M. Haris AR, AP, MH, Sekda Bangka, Drs Andi Hudirman, Direktur PT. Timah Tbk, Kacab Bank Sumsel Babel Sungailiat, Santoso, Direktur Perumda Air Minum Tirta Bangka, Abdi Nursyahri, para Kepala OPD Pemkab Bangka, para Camat, Lurah dan para Kepala Desa, Sekretaris Badan (Sekban) Arianto, mewakili Kepala Badan (Kaban) Hariyadi, para Kabid.

Mewakili Kaban BPPKAD Kabupaten Bangka, Arianto, mengungkapkan bahwa penyerahan piagam penghargaan serta bonus kepada Kelurahan/Desa dan wajib pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) untuk tahun 2023. Hal itupun berdasarkan SK Bupati Bangka nomor 100.3.3.2/136/BPPKAD/2023 dan telah ditetapkan Kelurahan/Desa maupun wajib pajak penerima bonus penghargaan  
pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) tahun 2023.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi  aparatur maupun masyarakat dalam hal menciptakan kesadaran untuk membayar PBB-P2 dan upaya meningkatkan PBB-P2 di Kabupaten Bangka. Kami informasikan kepada pak Pj Bupati Bangka tahun 2023 ini, pemberian penghargaan dan bonus telah kami diberikan kepada 9 Desa yang tercepat dalam melunasi PBB-P2 ini," kata Arianto.

Dikatakan Arianto, adapun 9 Desa dengan lunas tercepat dalam membayar PBB-P2 diantaranya, Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat, Desa Kapuk dari Kecamatan Bakam, Desa Mangka Kecamatan Bakam, Desa Labu Kecamatan Puding Besar, Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang, Desa Paya Benua dari Kecamatan Mendo Barat, Desa Zed Kecamatan Mendo Barat, Desa Rukam dari Kecamatan Mendo Barat, dan Desa Labuh Air Pandan dari Kecamatan Mendo Barat.

"Sedangkan pemberian penghargaan dan bonus PBB-P2 juga diberikan langsung kepada 3 Kecamatan atas Kelurahan dan Desa dalam kategori nominal terbanyak," ucapnya.

Arianto menjelaskan untuk 3 Kecamatan dengan nominal terbanyak akan diberikan kepada Kecamatan Sungailiat, Merawang, dan Mendo Barat. Serta sebagai bentuk dari kerjasama yang baik untuk selama ini BPPKAD juga memberikan penghargaan dan piagam kepada 10 wajib pajak. 

"Pada tahun 2023 ketetapan PBB-P2 di Kabupaten Bangka sebanyak 109.615 lembar SPPT PBB-P2 dengan target yang ditetapkan sebesar Rp 8.500.000.000. Sedangkan dari realisasi penerimaan dan pendapatan BPP-P2 per 18 Desember di tahun 2023 sebesar Rp 8.736.866.280 atau 103,00%.Realisasi PBB tahun 2023 lebih besar bila dibandingkan tahun 2022  yaitu sebesar Rp 8.655.562.000," terang Arianto.

Sementara itu, Pj Bupati Bangka, M. Haris AR, AP, MH, menjelaskan berbagai upaya perlu dilakukan untuk mencapai target dari PBB ini. Diantaranya melaksanakan penerimaan pembayaran dengan mobil keliling layanan pajak daerah yang mana bekerjasama dengan mobil layanan Kas keliling Bank Sumsel Babel dari cabang Sungailiat, dan penagihan tunggakan PBB dengan cara Door to Door atau ke rumah rumah warga masyarakat yang berada di Kabupaten Bangka.

"Upaya ini kita lakukan ke Desa-desa dan Kelurahan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat secara khusus kepada wajib pajak membayar pajak tepat waktu dan secara konsisten," ungkap Haris.

Lebih lanjut, Haris menuturkan selama ini Pemkab Bangka masih tergantung dari dana transfer Pemerintah pusat. Makanya pada tahun 2024 dirinya sebagai Pj Bupati Bangka bersama OPD Pemkab Bangka akan mengoptimalkan segala potensi yang ada di Kabupaten Bangka. Termasuk juga potensi pajak Restoran serta Hotel yang selama ini penyumbang pendapatan yang tidak begitu besar. Untuk itu seluruh kepala OPD harus berkolaborasi maupun berkomitmen bersama meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di tahun mendatang.

"Ini tugas kita bersama, saya dengan para kepala OPD akan mencari terobosan dan inovasi untuk mendatangkan para tamu dari luar daerah untuk datang menginap di daerah kita. Kita juga berharap mereka ini nantinya akan makan dan minum juga di restoran-restoran yang ada di Kabupaten Bangka. Kalau kita mau komitmen hal itu tidak begitu sulit, asalkan kita sama-sama dapat memikirkan cara dan upaya untuk dapat meningkatkan pendapatan kita dari sektor pajak baik restoran dan hotel yang ada di Kabupaten Bangka", pungkasnya. (Ali Rachmansyah)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA