Breaking News

Indrawan: UKM Garda Terdepan Perekonomian Keluarga


Global-hukumindonesia.com, Jambi – Tak bisa dipungkiri ketika wabah covid-19 melanda Indonesia juga dunia, sendi- sendi perekonomian terguncang hebat.

Dan untuk bertahan hidup berbagai cara dilakukan masyarakat. Terlebih mereka tidak bisa melakukan aktivitas diluar rumah.

Dimasa itu masyarakat harus kreatif. Ditengah guncangan hebat tersebut, pelaku usaha kecil dan menengah bisa bertahan dengan ide-ide cemerlang mereka.

Pelaku UKM bisa bertahan dengan campur tangan pemerintah. Terlebih usai pagebluk covid-19 mereda, laju perkembangan UKM begitu melesat.

Mohammad Indrawan Husairi membenarkan hal itu. Indrawan sendiri adalah salah satu orang yang begitu peduli dengan pelaku UKM khususnya di Jambi.

Pria kelahiran Seberang Kota Jambi 1974 ini memang ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk menggairahkan kembali pelaku usaha kecil dan menengah itu.

“Sudah ada ribuan pelaku UKM yang kita bina dengan bentuk pelatihan juga bantuan permodalan.Pelatihan dalam bentuk bagaimana memaksimalkan produk dari kwalitas serta manajemen usaha juga membranding sehingga mempunyai kekuatan pasar", ucap pria alumni fakultas Pertanian UNJA ini.

Tak pelak, berkat pelatihan yang diberikan secara berkelanjutan, banyak pelaku UKM yang berhasil dalam mengembangkan usahanya.

Pengakuan Indrawan, semua dilakukan sebagai putra asli Jambi yang peduli dengan tanah kelahirannya.

“Semua potensi yang ada didiri saya curahkan. Jaringan di level nasional saya manfaatkan demi kemajuan Jambi khususnya UKM. Yang jelas saya sudah berbuat selama bertahun-tahun,” papar orang dekat mantan PB NU KH Said Aqil Siradj itu.

Lanjut dia, dampak positif lainnya, perekonomian pelaku UKM terkerek naik secara signifikan.

“Ketahanan perekonomian pelaku UKM membaik dan meningkat. Ini juga berkat sinergitas mereka dengan kita selaku pembina", pungkas mantan tenaga ahli Komusi IX DPR RI itu. (Virzha)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA