Breaking News

PT. KJS Laporkan Remsidawati atas Dasar Dugaan Terhadap Supir Batu Bara


Global-hukumindonesia.com, Batanghari - Beredarnya video dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum warga Kelurahan Durian Luncuk, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari, Propinsi Jambi yang bernama Remsidawati terhadap sopir angkutan batubara PT. Kaisar Jaya Transport (KJS), berujung ke laporan kepolisian.

Laporan yang dibuat oleh direktur PT. KJS didampingi kuasa hukum pada tanggal 10 Juli 2023 dengan nomor :STBPP/143/VII/2023/RESKRIM di Polres Batanghari. Dengan dugaan melanggar pasal 368 KUH Pidana terkait tindak pidana pemerasan dengan menggunakan kekerasan dan ancaman kekerasan.

Kuasa Hukum PT. KJS Ahmad Roihan Kurnia mengatakan "kliennya berinisial "MP" telah membuat laporan dugaan pungli yang dilakukan oleh Remsidawati", bebernya.

Kronologis awalnya, pada Kamis (06/07/2023) sekira pukul 15.00 WIB telah dilakukan upaya musyawarah antara PT. KJS dengan saudari Remsidawati dan pada musyawarah tersebut juga dihadiri oleh pejabat kecamatan dan dan Kapolsek Bathin XXIV.

“Namun musyawarah tersebut tidak menemukan kesepakatan, karena pihak terlapor (Remsidawati-red) tidak menyepakati surat perjanjian awal, dimana salah satu poinnya berbunyi bahwa mereka hanya meminta semua angkutan PT. KJS harus parkir membayar uang parkir di kantong parkir PT. KJS yang dia kelola", ujarnya.

Lanjutnya" Namun ternyata, terlapor juga memungut uang kepada sopir yang hanya melintas, sebesar kurang lebih 20 ribu rupiah. Bukti-bukti dugaan pungutan liar terhadap para sopir tersebut sudah ada dalam bentuk rekaman video yang diambil oleh salah satu humas PT. KJS.

"Dalam video tersebut saudari Remsidawati bersama kawan-kawannya menyetop angkutan batubara milik PT. KJS yang hendak melintas, akibat kejadian itu, kerugian materil pun dialalmi oleh pihak PT. KJS karena mobil angkutan batu bara berkurang untuk masuk kelokasi tambang.

“Saat ini kita masih menunggu proses perkembangan laporan ini. Kita yakin aparat kepolisian akan bertindak secara professional atas kejadian ini", pungkasnya. (Team/Kdr)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA