Breaking News

Polri Lestarikan Negeri, Polda Banten Tanam 1.000 Pohon


Global-hujumindonesia.com, Serang - Gerakan penghijauan sejak dini, Polda Banten melakukan penanaman 1.000 pohon dalam rangka Polri Lestarikan Negeri, bertempat di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Pabuaran Serang pada Rabu (23/08/2023).

Kegiatan dilaksanakan serentak se-Indonesia, dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual yang terpusat di Nusantara Tenggara Timur.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Banten Irjen Pol. Prof. Dr Rudy Heriyanto, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. H. M. Sabilul Alif diikuti Pejabat Utama Polda Banten. Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Prof. Dr. Ir. Fatah Sulaiman S.T, M.T, Para Tokoh Masyarakat dan sejumlah mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Saat ditemui, Kapolda Banten mengatakan kegiatan ini serentak dilakukan oleh seluruh Polda, Polres dan Polsek di seluruh Indonesia. “Kegiatan penghijauan hari ini secara serentak dilaksanakan di seluruh Polda sampai tingkat Polres dan Polsek ini target 1.000 pohon dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI,” ucap Rudy.

Rudy juga mengatakan tujuan kegiatan tersebut yakni sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan. “Sesuai dengan program yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri, kami Polda Banten ikut andil dalam kegiatan Polri Lestarikan Negeri yaitu gerakan penanaman bibit pohon ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan,” jelas Rudy.

Terkahir Rudy menyampaikan dengan adanya kegiatan penanaman bibit pohon ini diharapkan akan menjadi nafas baru untuk bumi tercinta agar tetap lestari dan indah. “Kami berharap dengan adanya penghijauan sejak dini, lingkungan kita dapat terjaga kelestariannya untuk kelangsungan generasi kita kelak. Hari ini juga sebagai langkah awal dan kedepannya kami akan merawat tanaman yang telah di tanam", harapnya. (Bidhumas/Abi Irwan)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA