Breaking News

Polres Lebak Gandeng Serikat Sopir Banten Sosialisasikan Kamsel


Global-hukumindonesia.com, Lebak - Serikat Sopir Banten (SSB) yang berafiliasi dengan Federasi Serikat Buruh Keadilan (FSBK) menerima pemahaman tentang tertib berlalu lintas dari Satlantas Polres Lebak. Kegiatan tersebut dilakukan di Kampung Cibuah Masjid, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung.

"Budaya tertib dalam berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini untuk membangun budaya bertransportasi dengan selamat di kalangan para sopir truk. Saya mengucapkan terimakasih untuk Serikat Sopir Banten yang telah mengundang kami dari Satuan Lalulintas Polres Lebak," kata Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Lebak IPDA Mustofa Ibnu Safir saat melakukan sosialisasi Kamsel di Cibuah, Minggu (30/7/2023).

Lebih lanjut, kata Mustofa, pihaknya menyambut baik hadirnya Serikat Sopir Banten di Lebak. Menurut Mustofa pertemuan sosialisasi tentang keselamatan dan tertib berkendara ini, diharapkan bukan yang pertama kali, melainkan bisa terus dilakukan ke depannya.

"Tadi saya sosialisasikan tentang budaya tertib dalam berlalu lintas. Tujuannya untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. Ke depan saya saya siap bersinergi dengan kawan-kawan Serikat Sopir Banten," tutur Mustofa.

"Safety driving merupakan suatu upaya yang harus ditingkatkan kesadarannya oleh para pengemudi. Tata tertib dalam berlalu lintas harus menjadi budaya yang melekat dalam diri para sopir truk," tambah Mustofa.

Di tempat yang bersamaa, Ketua Serikat Sopir Banten, Mulyadi sangat berterimakasih kepada personil Lalu lintas Polres Lebak yang bersedia hadir untuk memberikan pemahaman kepada anggota Serikat Sopir Banten. Mulyadi berharap ke depan sinergi yang baik dengan Polres Lebak khususnya Lalu lintas bisa terus dilakukan.

"Harapannya sinergisitas dengan Polres Lebak terus dilakukan, mengingat aktifitas sehari-hari banyak dilakukan di lapangan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan perwakilan Dirlantas Polda Banten dalam kampanye lalulintas terutama di jalanan," ucap Mulyadi.

Dijelaksan Mulyadi, sosialiasi lalu lintas dengan menggandeng pihak Kepolisian ini penting dilakukan untuk menanamkan pengetahuan dan menumbuhkan perilaku tertib berlalu lintas. Ada harapan para sopir-sopir memahami tata cara berlalu lintas dengan baik, mengenal kondisi kendaraan dan tubuhnya, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan di masa datang.

"Ada tiga faktor yang menjadi penyebab kecelakaan yaitu faktor manusia, kendaraan dan lingkungan. Faktor penyebab kecelakaan tertinggi adalah manusia yang disebabkan kecerobohan pengguna jalan, kurangnya pemahaman pengguna jalan terhadap teknik berkendara, etika berlalu lintas, pengecekan kendaraan dan minimnya kesadaran sopir terhadap keselamatan berlalu lintas," jelas Mulyadi.

"Kita sudah bentuk kepengurusan disetiap Kabupaten dan Kota yang ada di Banten. Harapannya masing-masing daerah bisa menjalin sinergitas dengan kepolisian di wilayah Polda Banten khususnya lalu lintas", tambah Mulyadi

Untuk diketahui, kegiatan dihadiri oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak Ipda Akas, Ketua Umum Federasi Buruh Keadilan, Moh Jumri, Ketua FSBK Kabupaten Lebak, TB Dede Chandra. (Abie Irwan)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA