Breaking News

Abah Anton : PJBN Harus Mampu Menjadi Garda Terdepan Untuk Menyatukan Perbedaan Agama Dengan Budaya

Global-hukumindonesia.com, Jakarta - Abah Anton Charliyan Mantan Kapolda Jabar setelah road show Maulid Nabi Keliling di Comunitas 2 Agama yang berbasis Budaya seoerti, di Laskar Agung Macan Ali Cirebon, kemudian di Paguron Pajajaran Pusat sukaraja Tasikmalaya, kini Menghadiri Maulid Nabi di Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) di Cengkareng Jakarta barat Sekaligus Melantik Pengurus PJBN Wilayah Jakarta Barat pimpinan  Raymond D Lacaden. (24/10/2021)

Hadir dalam acara tersebut Guru Besar Sekaligus pimpinan Pusat PJBN Prof. Dr. KH. Tb Sangadiah, MA., Kh Edi Sutisna, M.Ag., sebagai dewan Pendekar, Dr Sangaji sebagai dewan Pembina, Hj Ratu Ageng Rekatama, MH., Ketua Harian DPP PJBN Pusat, Arya Banda Panglima komando utama, Buya Muhtadin, Uyut Sani Wijaya Dewan Penasihat, Dadang yang mewakili Macan Ali Cirebon, HR Khotib Ahyar, H. Hamka Faisyal, Ratu Jingga, Adipati Lingga, Aceh Habib Ali dan lain-lain.

Anton Charliyan Mantan Kadiv Humas Polri yang juga sebagi Dewan Pembina PJBN Pusat dalam Acara tersebut menyampaikan pesan singkatnya "Hendaknya PJBN bisa menjadi salah satu comunitas Paguron yang mampu Memempersatukan Agama dengan Budaya, karena PJBN disamping sebagai Paguron yang senantiasa menjunjung tinggi Nilai Budaya luhur khususnya Pencak Silat & Debus Banten, juga merupakan Pesantren Besar di Banten yang dikenal sebagai Pesantren Al Bantani, apalagi saat ini Ketua Umumnya KH Tb Sangadiah selain dikenal Tokoh Budaya juga dikenal tokoh masyarakat dan Tokoh Ulama yang Kharismatik dan sangat dihormati oleh seluruh Kyai, Ustad maupun Habaib, terbukti saat ini beliau merupakan Penasihat Utama JATMAN Tingkat Nasional pimp Habib Lutfi bin Ali bin Yahya, sebagai Muhtasyar Dewan Penasihat Tingkat Nasional PBNU dan lain-lain", ucapnya.

Sehingga dengan demikian bertemulah Nilai seni Budaya luhur dan Nilai Agama dalam pribadi Beliau sbebagai pendiri PJBN. Budaya Indonesia dengan Suku bangsa, Agama Ras yang Multi etnik dan Berbeda - beda tersebut. 

Tambahnya "Merupakan Khazanah Kekayaan  bangsa, bukan merupakan sesuatu yang harus Dipertentangkan, itulah hakekat Bhineka Tunggal ika dlm bingkai Pancasila, sebagaimana diungkapkan juga oleh Tb Sangadiah sebagai Ketua Umum, Maka dari itu PJBN hadir sebagai suatu comunitas Seni Budaya yang bernuansa Religius Islam yang diharapkan mampu menyejukan, serta senantiasa membawa pesan Damai menghilangkan perbedaan-perbedaan melalui keluhuran Budaya, yang tetap menghormati keberagaman Suku agama maupun Ras, sebagaimana Keteladanan Rosulullah ketika ingin membangun Negara di Madinah yang Baldatun Thoyibatun Warobun Ghofur dengan landasan Dasar Piagam Madinah yang isinya sekalipun Negara Berdasarkan Islam tetapi tetap menghormati, melindungi dan menjamin keberlangsungan Kehidupan serta Keselamatan Warganya seperti, Yahudi, Nasaroh dan lain-lain, yang Berlainan Suku Ras & Keyakinan agamanya,

Apa-apa yang telah disampaikan oleh Ketum PJBN itulah, salah satu Hakekat Maulid Nabi yang paling penting Kali ini, yakni kita semua harus Menteladani Sikap-sikap yang telah ditunjukkan Rosullullah Nabi Besar Muhammad Saw dlm Tata cara berbangsa dan Bernegara. Yang tetap Menghormati, Melindungi Keselamatan Warganya sendiri yang telah menjadi Penduduk Madinah, sekalipun Berbeda Agama, suku maupun Keyakinan", pungkas Abah Anton Charliyan.

Hal tersebut diungkapkan pula oleh Ratu Ageng Ketua Harian PJBN menyampaikan "sehingga bila kita cermati dengan seksama ternyata Piagam Madinah dijaman Rosulullah sangat sejalan dengan Semboyan & Iedoligi kita Pancasila & Bhineka Tunggal ika, sehingga tidak ada alasan lagi bila ada kelompok Tertentu yang Mengatas namakan Agama Mempertentangkan antara Agama dengan Ideologi Negara,

Apalagi mempertentangkan Agama dengan Agama, Mari kita lihat Persamaan jangan selalu melihat Perbedaan-perbedaan, agar kita bisa hidup rukun aman dan Damai, untuk itulah PJBN hadir dan Dibentuk", tutur Ratu Ageng.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus Pelantikan Dewan Pengurus PJBN di cengkareng Jakarta barat, berjalan lancar, kondusif. (Yudhi Dewa)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA