Breaking News

BNNK Atam dan Lapas Kls IIB Kuala Simpang Gelar Penutupan Kegiatan Konseling Rehabilitasi Rawat Jalan Bagi WBP

Global Hukum Indonesia, Aceh Tamiang - Rangkaian penutupan kegiatan Konseling rehabilitasi rawat jalan bagi pecandu penyalagunaan Narkotika Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas IIB Kuala Simpang oleh BNNK Aceh Tamiang, bertempat Aula serbaguna Lapas Kuala Simpang Kampung (Desa-red) Dalam, Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Selasa (28/09/2021).

Awal acara membacakan Ayat Suci Alqur'an oleh Warga binaan, di lanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya yang di ikuti para peserta yang hadir.

Selanjutnya kata sambutan oleh Kepala BNNK Aceh Tamiang Drs. Agussalim, yang menyampaikan bahwa "Ucapan terimakasih atas dukungan Instansi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Simpang kepada BNNK Aceh Tamiang, sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Saya yakin yang mengikuti kegiatan Konseling rehabilitasi WBP Lapas Kuala Simpang tentunya Orang yang dinilai yang terbaik dalam mengikuti kegiatan ini.

"Hal ini sebagai langkah sudah ikut mendukung program Pemerintah dalam pemberantasan narkoba, ada tiga pilar dalam kinerja BNN, yaitu, Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan", jelasya.

Kepala BNNK juga mengatakan "Negara masih mengakui bahwa, sebagai pengguna narkoba itu adalan korban, maka dari para pelajar, serta masyarakat di himbau yang sudah terlanjur menggunakan narkoba agar melaporkan diri untuk dilakukan rehabilitasi, dan tidak dikenakan pidana", imbuh Drs. Agussalim.

Di tempat yang sama, paparan Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Simpang, Atmawijaya, S.H.,M.H., bahwa "Beberapa hari ini dari Warga bianaan telah mengikuti kegiatan Konseling rehabilitasi rawat jalan. Dengan ini kita bisa memahami, tidak disadari dari para pengguna adalah korban dari penyalagunaan narkoban, pada perinsipnya narkoba itu tidak seperti kita bayangkan saat kita menggunakan, tidak seenak apa yang kita rasakan, dan tidak kita sadari narkoba dapat merusak pada susunan saraf Otak pada diri kita.

"Diadakannya Konseling rehabilitasi upaya melakukan penyembuhan agar dari para pengguna narkoba yang menjadi kebutuhan sehari hari nantinya tidak akan lagi melakukan dari penyalagunaan narkoba. Berharap bila natinya sudah berkumpul kembali kepada Keluarga, untuk berjanji tidak akan lagi kembali ke Lapas ini. 

Di akhir kata Ucapan terimakasih kepada Kepala BNNK Aceh Tamiang, dinyatakan bahwa, kegiatan konseling rehabilitasi rawat jalan bagi pecandu pengguna Narkotika yang diselenggarakan oleh BNNK dengan ini dinyatakan ditutup", ungkap Kepala Lapas.

Di sisi lain, Seksie rehabilitasi BNNK Aceh Tamiang Ns. Hari Mulyadi, S.Kep.,M.H., kepada Media "Setelah Usainya kegiatan ini, Berharap khusunya bagi Warga binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Simpang, dari pelaksanaan Konseling rehabilitasi rawat jalan, bagi korban penyalagunaan yang saat ini sedang menjalani masa pembinaan di Lapas, nantinya bila kembali kemasyarakat dan Keluarga menjadi sosok yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

"Hal tersebut, mereka kita persiapkan untuk tidak lagi melakukan penyalagunaan narkoba atau tidak mengkomsumsi narkotika setelah usainya menjalani masa pidana dan kembali kepada Keluarganya. Maka dari itu pelayanan Konseling dan rehabilitasi rawat jalan bagi warga binaan yang masa tahanan di bawah satu tahun atau tergolong korban penyalagunaan narkoba, dilakukan guna membentuk pribadi mereka menjadi sosok terbebas penyalagunaan narkotika di kemudian hari", tuturnya.

"Konseling layanan rehabilitasi rawat jalan untuk Tahun 2021 merupakan kegiatan ke dua, di Tahun 2020 juga melakukan pelayanan yang serupa di Lapas ini, merupakan Tahun ke dua dan kegiatan kedua, guna berikan layanan Konseling rehabilitasi rawat jalan terhadap warga binaan sebanyak delapan kali pertemuan, yang meliputi, Konseling, sicrining, dan pertemuan kelompok atau diskusi kelompok antara mereka dari korban penyalagunaan narkoba.

"Diharapkan nantinya antara satu Warga binaan dengan Warga binaan yang lain saling menyebutkan dan menyampaikan ide atau cara untuk berhenti penyalagunaan, bagi mereka masi ada yang ketergantungan mereka akan belajar untuk mencari atau mencoba ide dan cara yang sudah dilakulan oleh rekan yang lain di dalam diskusi kelompok tersebut", tutup Ns. Hari. (Leli S)
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GLOBAL HUKUM INDONESIA